Dalam beberapa tahun terakhir, pola kerja perusahaan mengalami perubahan signifikan. Penerapan hybrid work, akses jarak jauh, serta penggunaan beragam perangkat telah menjadi bagian dari operasional harian. Kondisi ini menuntut tim IT untuk memastikan seluruh endpoint tetap aman, patuh terhadap kebijakan, dan terkelola secara konsisten di berbagai lingkungan kerja.
Tanpa sistem manajemen endpoint yang terpusat, perangkat seperti laptop, desktop, server, dan perangkat mobile berpotensi menjadi celah keamanan. Risiko malware, ransomware, keterlambatan patch, hingga pelanggaran kepatuhan semakin sulit dikendalikan ketika visibilitas dan kontrol terhadap endpoint terbatas.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Unified Endpoint Management (UEM) hadir sebagai solusi terpusat dan otomatis yang memungkinkan organisasi memantau, mengelola, dan mengamankan seluruh endpoint dari satu konsol.
Apa itu Unified Endpoint Management (UEM) dan Mengapa Penting dalam Ekosistem IT Modern
Unified Endpoint Management (UEM) adalah platform yang memungkinkan organisasi mengelola, mengamankan, dan memantau seluruh endpoint melalui satu platform terpusat. Pendekatan ini mengintegrasikan manajemen endpoint tradisional dengan kemampuan keamanan dan otomasi yang lebih canggih.
Dengan UEM, perusahaan dapat menerapkan kebijakan yang konsisten, mengotomatiskan patch dan pembaruan sistem, serta memperoleh visibilitas real-time terhadap kondisi perangkat.
Sebagai evolusi dari praktik endpoint management konvensional, KACE Systems Management Appliance (SMA) 15.0 hadir sebagai solusi UEM enterprise yang telah disempurnakan untuk menjawab tantangan IT modern. Dengan kapabilitas manajemen lintas platform, konteks keamanan yang lebih kaya, serta workflow operasional yang lebih efisien, KACE SMA 15.0 memungkinkan organisasi menjalankan strategi UEM secara lebih terstruktur, terukur, dan berkelanjutan.
Mengenal KACE Systems Management Appliance (SMA) 15.0: Lebih dari Sekadar UEM
KACE Systems Management Appliance (SMA) 15.0 merupakan pembaruan signifikan dari solusi Unified Endpoint Management (UEM) yang dirancang untuk membantu organisasi mengelola endpoint secara lebih efisien, aman, dan terukur. Versi terbaru ini menitikberatkan pada peningkatan pengalaman pengguna, penyajian data yang lebih kontekstual, serta penguatan kontrol keamanan untuk mendukung kebutuhan IT modern yang semakin kompleks.
Melalui interface berbasis web yang lebih intuitif, KACE SMA 15.0 memudahkan administrator dalam menjalankan aktivitas operasional sehari-hari, mulai dari inventarisasi aset, distribusi software, patch management, hingga pemantauan kepatuhan sistem. Penyempurnaan pada dashboard dan pelaporan juga memungkinkan tim IT memperoleh insight yang lebih relevan untuk pengambilan keputusan berbasis data.
Selain itu, KACE SMA 15.0 mendukung manajemen endpoint lintas sistem operasi, termasuk Windows, Linux, UNIX, dan Chromebook, melalui satu konsol terpusat. Pendekatan ini memberikan visibilitas menyeluruh terhadap seluruh perangkat dalam lingkungan IT, sekaligus menyederhanakan proses pengawasan, pengendalian, dan pelaporan endpoint di berbagai skenario operasional.
Pembaruan Dashboard: Visualisasi Data Lebih Informatif dan Mudah Disesuaikan
KACE SMA 15.0 menghadirkan pembaruan signifikan pada dashboard dengan fokus pada fleksibilitas dan kemudahan visualisasi data. Administrator dapat membuat beberapa dashboard sesuai kebutuhan pengguna, mengatur layout secara intuitif, dan memanfaatkan widget yang bersumber dari laporan maupun SQL query.
Widget mendukung berbagai jenis grafik seperti bar, line, gauge, score, progress, dan geo chart. Selain itu, dashboard dapat didistribusikan melalui email dalam bentuk HTML snapshot secara terjadwal, menjadikannya alat yang efektif untuk monitoring operasional sekaligus pelaporan kepada manajemen.
Manajemen Patch Berbasis Risiko: Prioritas Keamanan yang Lebih Akurat
Salah satu peningkatan utama pada KACE SMA 15.0 adalah penambahan konteks risiko pada patch catalog. Setiap patch kini dilengkapi dengan informasi seperti CVSS Score, EPSS Score, Known Exploited Vulnerabilities, serta indikasi keterkaitan dengan kampanye ransomware.
Dengan data yang bersumber dari NIST, MITRE, dan FIRST.org, administrator dapat menentukan prioritas patch berdasarkan tingkat risiko aktual. Pendekatan ini meningkatkan efektivitas strategi keamanan dan membantu organisasi memitigasi ancaman secara lebih proaktif.
Optimalisasi Patching Linux dan Peningkatan Integrasi Remote Support
Untuk lingkungan Linux, KACE SMA 15.0 memberikan fleksibilitas lebih dalam proses patching. Administrator dapat menentukan apakah sistem hanya menerima security patches atau seluruh patch yang tersedia, sesuai dengan kebijakan perubahan perusahaan.
Selain itu, integrasi Splashtop Remote Desktop juga ditingkatkan dengan fitur-fitur seperti:
- Dukungan dua sesi remote secara bersamaan
- Informasi versi streamer pada detail perangkat
- Upload log streamer ke SMA untuk troubleshooting
- Akses remote control langsung dari tiket Service Desk
Peningkatan ini mempercepat penanganan insiden dan meningkatkan efektivitas remote support.
Contoh Penggunaan KACE SMA 15.0 untuk Mendukung Kebutuhan IT Ops dan SecOps
KACE Systems Management Appliance (SMA) 15.0 mendukung kebutuhan tersebut dengan menyediakan visibilitas menyeluruh terhadap kondisi perangkat, status patch, inventaris aset, dan kepatuhan sistem dalam satu platform terpusat.
Bagi IT Ops, KACE SMA 15.0 membantu menyederhanakan operasional melalui otomasi deployment, patching terjadwal, serta monitoring endpoint secara real-time. Hal ini memungkinkan tim IT mengurangi beban kerja manual, meminimalkan downtime, dan memastikan perangkat selalu berada dalam kondisi optimal untuk mendukung aktivitas bisnis.
Sementara itu, dari sisi SecOps, KACE SMA 15.0 berperan penting dalam mengurangi risiko keamanan dengan memastikan kerentanan endpoint ditangani secara tepat waktu. Dukungan manajemen patch berbasis konteks risiko, kontrol konfigurasi, serta integrasi dengan proses incident response membantu tim keamanan meningkatkan postur keamanan endpoint dan mempercepat mitigasi ancaman sebelum berdampak pada operasional perusahaan.
Memperkuat Strategi IT Enterprise dengan KACE SMA 15.0 Bersama Virtus
Pendekatan keamanan yang komprehensif tidak hanya bergantung pada alat perlindungan endpoint seperti EDR atau antivirus, tetapi juga pada manajemen perangkat yang terpusat dan terintegrasi. KACE SMA 15.0 memungkinkan pengelolaan end-to-end mulai dari deployment, patching, hingga kepatuhan sistem.
Bersama Virtus Technology Indonesia, perusahaan dapat mengimplementasikan KACE SMA 15.0 sebagai bagian dari strategi IT enterprise yang berkelanjutan, guna meningkatkan visibilitas, efisiensi, dan keamanan di seluruh lingkungan IT.
Penulis: Ary Adianto
Content Writer CTI Group