Home > News > 5 Tips Keamanan saat Menggunakan Video Conferencing Platform

5 Tips Keamanan saat Menggunakan Video Conferencing Platform

 

Kebijakan work from home di tengah pandemi COVID-19 membuat penggunaan solusi video conferencing seperti Microsoft Teams, Skype, dan Zoom kian meningkat. Hal ini dapat dilihat dari jumlah pengguna harian video conferencing platform yang meningkat drastis, dari 10 juta hingga 200 juta pengguna di Maret 2020. Namun, keamanan video conferencing platform sedang menjadi sorotan publik dengan banyaknya insiden zoombombing.

Menyadari permasalahan di atas, Sophos sebagai salah satu penyedia solusi keamanan terdepan di dunia, merilis lima tips yang dapat meningkatkan postur keamanan bisnis Anda saat menggunakan video conferencing platform.

 

  1. Update-lah aplikasi secara berkala

Seiring dengan bertambahnya jumlah serangan siber yang semakin canggih, tentunya video conferencing platform akan terus merilis aplikasi versi terbaru yang dilengkapi dengan security patches. Dengan demikian, celah keamanan yang bisa dimanfaatkan para hacker bisa diatasi. Maka dari itu, pastikan Anda menggunakan aplikasi video conferencing platform versi terbaru sebelum bergabung dalam meeting.

  1. Gunakan fitur Waiting Room dan kuncilah ruang meeting

Dengan adanya fitur Waiting Room, Anda dapat mengontrol siapa saja yang boleh masuk dan ikut dalam sesi meeting yang telah dibuat. Anda dapat memperbolehkan partisipan masuk ke sesi meeting secara satu per satu ataupun sekaligus saat Anda telah membuka ruang meeting. Setelah semua partisipan hadir di meeting, kuncilah ruang meeting agar tidak ada lagi yang bisa masuk, termasuk para hacker.

  1. Kontrol pengaturan screen sharing

Seiring dengan tambah populernya zoombombing, memiliki kontrol atas apa yang dibagikan ke layar saat meeting menjadi sangat krusial. Hal ini untuk memastikan apa yang dibagikan ke layar adalah sesuatu yang sesuai dan bukan hal negatif seperti pornografi. Anda bisa mematikan fitur screen sharing bagi partisipan dan hanya Anda yang dapat membagikan layar saat meeting berlangsung di menu keamanan (security) maupun menu screen sharing.

  1. Gunakan ID meeting yang acak dan password

Jangan gunakan ID personal saat melaksanakan meeting, gunakanlah ID meeting yang di-generate secara acak oleh video conferencing platform. Dengan demikian, orang asing yang mengetahui ID personal Anda tidak dapat masuk ke meeting. Bagikanlah ID dan password meeting yang telah ditentukan kepada para partisipan meeting untuk memastikan keamanan dan mempermudah proses onboarding.

  1. Ceklah link meeting dan instal antivirus

Sebelum Anda mengklik link meeting yang telah diberikan oleh organizer, alangkah baiknya jika Anda mengecek keabsahan link tersebut untuk memastikan keamanan. Keamanan juga bisa ditingkatkan dengan menginstal antivirusAntivirus seperti Sophos Home Premium, misalnya dapat mengecek dan mendeteksi keamanan link setelah Anda mengklik link tersebut melalui fitur pengamanan dan pendeteksian malware secara real-time.

 

Sebagai salah satu IT expert di Indonesia, Virtus Technology Indonesia (VTI) sadar bahwa memastikan keamanan bisnis semakin penting, khususnya di era work from home seperti saat ini. Maka dari itu, VTI telah bekerja sama dengan Sophos agar seluruh bisnis di Indonesia dapat mengamankan bisnisnya dari ancaman siber secara optimal.

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi sophos@virtusindonesia.com

List News

Any information needed, you can contact our team at:

PT. Virtus Technology Indonesia
(a Member of CTI Group)
Centennial Tower 12th Floor
Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 24-25
Jakarta, 12930, Indonesia
Phone: +6221 80622288
Fax: +6221 80622289
Email: marketing@virtusindonesia.com

Branch Office:
Graha SA, 8th Floor
Jl. Raya Gubeng 19-21
Surabaya, 60281, Indonesia

SUPPORT

Live Chat

Contact