Jakarta – Adopsi kecerdasan buatan (AI) di perusahaan kian meluas, namun di saat bersamaan ancaman siber meningkat tajam. Country Manager Palo Alto Networks Indonesia, Adi Rusli, mengungkapkan rata-rata perusahaan harus menanggung kerugian hingga USD 5,2 juta akibat serangan ransomware.

“Lebih mengkhawatirkan lagi, hanya butuh sekitar 25 menit bagi penyerang untuk mencuri dan mengeksploitasi data perusahaan,” kata Adi dalam diskusi Virtus Showcase 2025 di Jakarta Rabu, 1 Oktober 2025.

Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa kecepatan serangan jauh melampaui kesiapan banyak perusahaan dalam merespons.

 

Baca Lebih Lanjut