Karyawan hari ini bisa bekerja dari mana saja. Pagi meeting dari rumah, siang membuka dashboard bisnis dari cafe, lalu malam mengakses file perusahaan menggunakan laptop pribadi. Workspace modern kini tidak lagi berada di kantor, tetapi berpindah mengikuti user.
Masalahnya, banyak sistem keamanan masih bekerja dengan pola lama. Security masih fokus menjaga network kantor, sementara aktivitas user sudah tersebar di berbagai perangkat, browser, aplikasi SaaS, hingga AI tools yang digunakan setiap hari. Akibatnya, celah keamanan justru semakin besar meski perusahaan sudah memiliki banyak tools security.
Di sinilah Sophos Workspace Protection hadir membawa pendekatan baru untuk workspace security modern. Bukan sekadar menambah layer keamanan, tetapi menghadirkan perlindungan yang langsung terintegrasi pada aktivitas kerja user sehari-hari.
Kenapa Banyak Perusahaan Mulai Mengurangi Ketergantungan pada VPN?
Selama bertahun-tahun, VPN menjadi solusi utama untuk remote work security. Namun di era hybrid work dan cloud applications, pendekatan ini mulai dianggap kurang fleksibel.
Banyak perusahaan mengalami masalah koneksi lambat akibat backhauling traffic ke data center atau cloud gateway. Selain itu, proses inspeksi traffic dan decryption yang kompleks juga dapat meningkatkan latency dan mengganggu user experience.
Risiko lainnya adalah lateral movement. Ketika satu akun VPN berhasil diretas, attacker berpotensi bergerak ke berbagai sistem lain di dalam network perusahaan. Artinya, satu akses yang bocor bisa membuka jalan menuju serangan yang lebih besar.
Karena itulah, pendekatan seperti ZTNA Solution mulai banyak diadopsi. User hanya diberikan akses ke aplikasi tertentu yang dibutuhkan tanpa harus membuka akses ke seluruh network perusahaan.
Sophos Workspace Protection Hadirkan Solusi Security Modern yang Berpusat pada Browser
Sebagian besar aktivitas kerja modern sekarang terjadi melalui browser. Mulai dari membuka email, mengakses SaaS applications, upload file, login ke sistem internal, hingga menggunakan generative AI seperti ChatGPT dan Copilot, semuanya dilakukan dari browser.
Sophos melihat browser bukan lagi sekadar alat akses internet, tetapi sudah menjadi workspace utama user modern. Karena itulah, Sophos Workspace Protection menggunakan pendekatan secure browser sebagai security layer utama untuk melindungi aktivitas kerja hybrid secara lebih sederhana dan efektif.
Melalui Sophos Protected Browser, perusahaan dapat menghadirkan secure access, data protection, DNS protection, hingga web security dalam satu platform terintegrasi tanpa perlu deployment security yang kompleks. Hasilnya, user tetap bisa bekerja dengan nyaman dan seamless, sementara tim IT mendapatkan visibility dan kontrol yang lebih baik terhadap aktivitas workspace perusahaan.
Sophos Workspace Protection Kurangi Risiko Shadow AI
Tanpa disadari, banyak karyawan mulai memasukkan data internal perusahaan ke AI publik untuk membantu pekerjaan sehari-hari. Mulai dari draft email, laporan bisnis, data customer, hingga dokumen internal dapat berpindah ke platform eksternal tanpa pengawasan yang jelas.
Masalahnya, organisasi sering tidak memiliki visibility terhadap aktivitas tersebut. Tidak ada kontrol, tidak ada governance, dan tidak ada kepastian bagaimana data tersebut digunakan kembali oleh platform AI publik.
Sophos Workspace Protection membantu organisasi menghadirkan kontrol yang lebih baik terhadap aktivitas user dan pergerakan data tanpa harus menghambat inovasi. Dengan pendekatan ini, perusahaan tetap dapat mendukung penggunaan AI secara produktif namun tetap aman.
Satu Platform untuk Workspace Security yang Lebih Sederhana
Salah satu tantangan terbesar dalam security modern adalah terlalu banyak tools yang berjalan sendiri-sendiri. Ada VPN, CASB, web filtering, endpoint protection, email security, hingga berbagai monitoring tools yang membuat operasional security menjadi semakin kompleks.
Sophos Workspace Protection mencoba menyederhanakan pendekatan tersebut melalui integrated protection dalam satu solusi.
Beberapa fitur utama yang dihadirkan antara lain:
Sophos Protected Browser
Browser yang telah di-hardening untuk menjadi pusat secure access dan workspace protection tanpa mengubah pengalaman user sehari-hari.
Zero Trust Network Access (ZTNA)
Memberikan akses hanya ke aplikasi yang dibutuhkan user tanpa mengekspos network perusahaan ke internet publik.
DNS & Web Protection
Membantu memblokir malicious websites dan unwanted content sebelum user mengaksesnya.
Data Protection & Data Control
Mengontrol pergerakan data sensitif untuk membantu mengurangi risiko data leakage dan insider threat.
Email Monitoring System
Menambahkan layer keamanan tambahan terhadap phishing dan suspicious email activity yang semakin kompleks.
Read More: Mengapa Firewall Security Saja Tak Cukup Tangkal Serangan Siber?
Workspace Modern Membutuhkan Pendekatan Security yang Baru
Melalui Sophos Workspace Protection, perusahaan dapat menghadirkan workspace security yang lebih modern, fleksibel, dan sederhana dengan secure browser, ZTNA solution, data protection, dan secure access dalam satu platform terintegrasi.
Virtus Technology Indonesia (part of CTI Group) membantu organisasi mengimplementasikan solusi hybrid work security yang dirancang untuk mendukung produktivitas kerja modern sekaligus menjaga keamanan bisnis di tengah perubahan cara kerja digital saat ini. Lindungi lingkungan kerja modern bisnis Anda hari ini, hubungi tim Virtus sekarang.
Penulis: Ary Adianto
Content Writer CTI Group
